Parigi, Harianpos – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sutoyo, S.Sos, menerima sejumlah keluhan masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) IV saat melaksanakan kegiatan Reses dan Temu Konstituen Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025/2026, Kamis (23/04/2026), di Desa Moutong Tengah.
Dalam kegiatan tersebut, persoalan infrastruktur jalan menjadi keluhan paling dominan yang disampaikan warga.Sutoyo mengatakan, masyarakat mengeluhkan kondisi jalan lingkar desa di Moutong Tengah dan Moutong Timur yang telah lama mengalami kerusakan parah.
Selain menghambat aktivitas transportasi warga, kondisi jalan berlubang juga berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama saat musim hujan karena genangan air menutupi badan jalan.
Menurutnya, masyarakat menitipkan harapan kepada Pemerintah Daerah agar segera melakukan perbaikan melalui pengaspalan kembali sehingga akses transportasi warga dapat kembali normal dan aman.
Sebagai langkah awal membantu masyarakat, Sutoyo turut memberikan bantuan material timbunan di dua desa tersebut guna meminimalisir dampak kerusakan jalan sambil menunggu penanganan permanen dari pemerintah daerah.
Selain persoalan jalan rusak, warga juga mengeluhkan minimnya drainase berfungsi untuk pembuangan air menuju laut. Akibatnya, setiap musim hujan sejumlah permukiman warga di Desa Moutong Tengah, Moutong Timur, dan Moutong Utara kerap terendam air hingga masuk ke dalam rumah.
“Setiap curah hujan tinggi, permukiman warga di beberapa desa terendam air sampai masuk ke dalam rumah. Ini sudah sangat layak menjadi perhatian dan segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah,” tegas Sutoyo.
Khusus di Dusun I Desa Moutong Timur, kata Sutoyo, warga yang bermukim di wilayah sempadan pantai juga membutuhkan pembangunan talud untuk mencegah genangan air pasang yang sering mengancam permukiman mereka.
Tak hanya itu, persoalan akses air bersih juga dikeluhkan. Menurut Suyoto masyarakat sangat membutuhkan fasilitas air bersih melalui Sistem Penyediaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan (SPAM IKK).
” Warga di Desa Moutong Timur, Moutong Tengah, dan Moutong Barat menyampaikan bahwa sebagian wilayah mereka belum mendapatkan layanan air bersih yang memadai, ” ungkap Sutoyo.
Di sektor kesehatan, ia mendapat keluhan terkait kebutuhan dana talangan operasional rujukan pasien dari Puskesmas ke rumah sakit.
Legislator Fraksi NasDem ini mengakui kebutuhan “dana talangan” untuk Puskesmas sangat penting karena rujukan pasien sering terjadi secara mendesak, sementara biaya operasional ambulans dari BPJS Kesehatan membutuhkan waktu dicairkan. Bahkan, ada keluhan bahwa waktu pencairan biaya operasional Ambulance tersebut menelan waktu berbulan hingga bertahun-tahun.
Selain menyerap aspirasi masyarakat, anggota DPRD yang bertugas di Komisi IV itu juga mensosialisasikan program pemerintah daerah di bidang kesehatan.
Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong di bawah kepemimpinan Erwin Burase – Abdul Sahid memiliki program “Sehat Bersama” yang terintegrasi dengan program BERANI Sehat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat hingga ke tingkat desa.*















