Parigi, Harianpos – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, telah menyiapkan lahan seluas 9 hektare untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program pengentasan kemiskinan ekstrem.
Lahan tersebut berlokasi di Desa Jonokalora, Kecamatan Parigi Barat, dan disiapkan sejak 2025 sebagai bentuk komitmen daerah dalam menyukseskan program nasional berbasis pendidikan tersebut.
Wakil Bupati Parimo, Abdul Sahid, mengatakan kesiapan lahan menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah agar proyek Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan.
“Lahan sudah kita siapkan sekitar 9 hektare. Ini bentuk kesiapan daerah untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat,” ujarnya.
Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 yang menitikberatkan pada peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Meski lahan telah tersedia, hingga pertengahan 2026 pembangunan fisik proyek tersebut belum juga dimulai. Pemerintah daerah pun terus berupaya mendorong percepatan realisasi melalui koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pusat.
Menurut Sahid, berbagai pendekatan terus dilakukan, termasuk menjalin komunikasi dengan pemangku kebijakan di tingkat nasional agar program tersebut bisa segera mendapatkan dukungan anggaran.
Ia menilai kesiapan lahan seharusnya menjadi nilai tambah bagi Parimo untuk memperoleh prioritas pembangunan.
“Kita sudah siapkan semua yang menjadi kewenangan daerah. Tinggal bagaimana dukungan dari pusat dan provinsi bisa segera turun,” katanya.
Lewat program ini, Pemerintah Kabupaten Parimo berharap, dengan kesiapan lahan yang telah disediakan, proyek Sekolah Rakyat dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses pendidikan dan mengurangi angka kemiskinan di daerah tersebut.















