Parigi, Harianpos – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) melakukan berbagai langkah antisipatif guna memastikan kelancaran pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), khususnya di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur.
Kabid Manajemen SD Disdikbud Parimo, Ibrahim, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan sarana dan prasarana sejak awal untuk mengidentifikasi kesiapan sekolah dalam melaksanakan TKA berbasis daring.
Wilayah dengan tantangan jaringan dan listrik seperti daerah pegunungan di Tinombo, Palasa, dan Tomini menjadi perhatian khusus dalam pelaksanaan ini.
“Sekolah dengan fasilitas memadai ditetapkan sebagai pelaksana mandiri, sementara yang memiliki keterbatasan diarahkan untuk menumpang di sekolah lain yang infrastrukturnya lebih baik,” jelasnya.
Selain itu, Disdikbud juga menggelar simulasi dan gladi untuk menguji kesiapan teknis di lapangan. Sekolah yang mengalami kendala saat simulasi diminta tidak memaksakan diri dan segera berkoordinasi untuk solusi alternatif.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, Disdikbud turut berkoordinasi dengan pihak PLN dan Telkom guna memastikan kestabilan listrik dan jaringan internet selama ujian berlangsung.
“Hingga hari ketiga pelaksanaan gelombang I tahap II, belum ada laporan gangguan signifikan, terutama terkait pemadaman listrik,” ungkap Ibrahim.
Pelaksanaan TKA sendiri dilakukan dalam beberapa gelombang, termasuk gelombang khusus bagi siswa yang belum sempat mengikuti ujian sebelumnya.
Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, Disdikbud Parimo optimistis pelaksanaan TKA dapat berjalan lancar dan merata, sehingga seluruh siswa memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti evaluasi akademik.















