Parigi, Harianpos – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Faradiba Zaenong, menegaskan komitmennya untuk mengawal dan menyukseskan program kerja Kadin Sulawesi Tengah usai terpilihnya Gufran Ahmad sebagai Ketua Kadin Sulteng periode 2026–2031 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII.
Selaku ketua kelas pemenangan Gufran, Faradiba menyampaikan, perjuangan tim pemenangan tidak berhenti di Musprov, namun berlanjut pada tahapan realisasi visi dan misi yang telah dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Setelah proses Musprov selesai, saatnya kita all out menyukseskan program kerja Kadin Sulawesi Tengah. Kami ingin memastikan visi besar yang telah disusun dapat berjalan optimal dan memberi dampak nyata bagi dunia usaha,” ujar Faradiba, Kamis (21/5).
Diketahui, berkad soliditas para tim di bawah Strategic Leader Ketua Tim Pemenangan Hidayat Lamakarate bersama “Ketua Kelas” Faradiba Zaenong, kandidat nomor urut 3 Gufran Ahmad berhasil meraih 30 suara. Perolehan tersebut unggul atas Nur Rahmatu dengan 3 suara dan Efendi Hermawan yang memperoleh 27 suara.
Menurut Faradiba, sejumlah program unggulan Kadin Parimo memiliki kesamaan arah yang ditindaklanjuti kedalam program kerja maupun kebijakan Kadin Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Gufran Ahmad, termasuk program “Satu Rumah, Satu Pengusaha”.
Ia menilai kesamaan visi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat pengembangan dunia usaha, khususnya di Kabupaten Parigi Moutong.
“Kesamaan arah kebijakan ini menjadi momentum penting bagi pengembangan dunia usaha di daerah, khususnya di Parigi Moutong,” katanya.
Pasca penetapan hasil Musprov, Kadin Parimo “All Out” suksesi visi -misi Gufron. Olehnya, segera membangun sinkronisasi program kerja dengan kepengurusan Kadin Provinsi Sulawesi Tengah, termasuk penyelarasan dengan program-program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sebagaimana yang telah dirangkum dalam tagline Kadin BERANI. Langkah ini dilakukan guna mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui kolaborasi tersebut, Kadin Sulteng dipastikan akan melahirkan program kerja yang bisa menjawab tantangan ril persoalan perekonomian di daerah, seperti mendatangan investasi dan menguatkan peran pengusaha lokal.
Faradiba menegaskan, Kadin Parimo siap memaksimalkan kolaborasi bersama KADIN Sulteng untuk mendukung target tersebut.
“Kami melihat ada keselarasan yang sangat kuat. Karena itu, Kadin Parimo akan memaksimalkan kolaborasi program bersama Kadin Sulteng. Kami juga ingin memastikan program ‘Satu Rumah, Satu Pengusaha’ berjalan secara masif guna mendorong iklim usaha yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, langkah sinkronisasi itu juga bertujuan memperkuat peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam mendorong pengembangan ekonomi berbasis komoditas dan potensi lokal di Parigi Moutong.
Hal tersebut sejalan dengan visi Kadin Sulawesi Tengah untuk menjadikan organisasi sebagai “rumah besar” dunia usaha dalam membangun ekosistem investasi yang mandiri dan kolaboratif.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Kadin Sulawesi Tengah mengusung lima misi utama, meliputi revitalisasi dan restrukturisasi organisasi, pembangunan sistem informasi bisnis, mediasi ekosistem investasi, serta penguatan kemitraan strategis dengan pemerintah daerah.
Usai Menangkan Gufran, Faradiba: Saatnya “All Out” Sukseskan Program Kerja Kadin BERANI















