Sinkronisasi Program Desa hingga Kabupaten Jadi Fokus Bappelitbangda Parimo dalam Perencanaan 2027

Parigi, Harianpos – Kabupaten Parigi Moutong melalui Bidang Sosial Budaya Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menitikberatkan penguatan sinkronisasi dokumen perencanaan dari tingkat desa hingga kabupaten sebagai langkah strategis dalam penyusunan program pembangunan tahun 2027.


Kepala Bappelitbangda Parimo melalui Kabid Sosial Budaya, Irdan SKM, MPH, mengatakan proses perencanaan tahun depan saat ini berjalan paralel dengan pelaksanaan program tahun 2026 yang tengah berlangsung di berbagai sektor.


“Sinkronisasi dokumen perencanaan dari desa sampai kabupaten menjadi perhatian penting agar pelaksanaan program tidak tumpang tindih dan tetap tepat sasaran,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Menurutnya, pendekatan tematik berbasis Rencana Kerja (Renja) menjadi instrumen utama dalam menyelaraskan arah pembangunan daerah, khususnya pada sektor sosial, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas.


Selain memperkuat integrasi dokumen perencanaan, Bappelitbangda juga terus melakukan koordinasi lintas perangkat daerah guna memastikan capaian kinerja program dapat terukur secara optimal.


Dalam waktu dekat, pihaknya juga menjadwalkan kunjungan lapangan ke sejumlah kecamatan untuk memantau implementasi kegiatan sosial dan kesehatan, sekaligus memastikan keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan program.


“Kami ingin melihat langsung bagaimana pelaksanaan program di lapangan serta memastikan masyarakat ikut terlibat dalam setiap kegiatan,” jelas Irdan.


Di sisi lain, sejumlah usulan bantuan sosial bagi kelompok rentan seperti keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas, dan lanjut usia juga telah dimasukkan dalam rencana anggaran tahun mendatang sebagai bagian dari penguatan perlindungan sosial daerah.


Ia menegaskan, penyusunan program 2027 ditargetkan rampung pada Juli mendatang setelah melalui tahapan penetapan, sehingga arah pembangunan sosial budaya daerah dapat berjalan lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *