HUT ke -14 Desa Biga Diperingati dengan Gelar Syukuran Bersama Warga

Kepala Desa Biga, Idrus saat menyampaikan sambutan diacara Syukuran HUT ke- 14 Desa Biga, Jum'at (21/01/2022) di kantor Desa. Foto : Harianpos/Rahmat.
banner 468x60

Parimo,Harianpos Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 14 Desa Biga, Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Pemerintah Desa mengadakan kegiatan syukuran bersama warga setempat di kantor desa, Jumat (21/01/2022) malam.

Kegiatan ini dihadiri camat Tomini yang diwakili staf pemerintah di kecamatan, Laode Oga, jajaran aparat desa, tokoh masyarakat, pegawai syar’ih, karang taruna dan ibu PKK. Turut hadir juga pendamping PKH dan Lokal Desa (PLD).

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan acara syukuran ini ditandai pemotongan tumpeng  dan doa bersama warga, sekaligus ajang merefleksi kembali sejarah berdirinya desa Biga mekar dari induk desa Tingkulang.

Seperti disampaikan Kepala Desa Biga, Idrus. Ia kembali menceritakan sedikit sejarah proses terbentuknya desa Biga yang sebelumnya masih berstatus sebagai dusun dibawah Pemerintahan Desa Tingkulang.

Beranjak dari keinginginan masyarakat, pada tahun 2007 dilakukan musyawarah dusun dengan agenda pembentukan panitia pemekaran yang terpilih sebagai ketua, Tamran Lamakasi (Alm) dan Sekretaris, Laode Oga.

Saat itu, Tingkulang dipimpin oleh dirinya (Idrus) sebagai kepala desa. Ia pun terus memberikan arahan dan dukungan kepada masyarakat dan panitia dalam hal proses percepatan pemekaran.

Dibawah kepemimpinan Idrus, Panitia inilah yang ditugaskan khusus mengawal pelaksanaan mekanisme pemekar desa.

Berkat semangat masyarakat dan kerja keras panitia, olehnya, tepat pada 27 Januari 2008, Biga resmi ditetapkan menjadi satu desa definitif.

Ketua dan Sekretaris panitia pun ditunjuk untuk menjabat kepemipinan pemerintahan sebagai Kepala dan Sekretaris desa sementara yang kemudian ditetapkan melalui SK Bupati.

“Dari musyawarah itu terpilih Tamran Lamakasih sebagai ketua dan Laode Oga Sekretaris, kemudian itu berlanjut sampai penetapan dan resmi Biga berdiri sebagai desa pada tanggal 21 Januari 2008,” ungkap Idrus.

Dihadapan para warga yang hadir acara disyukuran, Ia berpesan, agar senantiasa mengingat, menghargai serta menghormati jasa para tokoh-tokoh yang berjuang untuk pemekaran dan membangun desa Biga. Pesan tersebut dikhususkan kepada generasi muda sebagai pelanjut perjuangan para pendahulu untuk masa depan desa.

Sehingga, dibawah kepemipinan Idrus saat ini, Pemerintah Desa Biga diharap bisa bersinergi bersama pemuda bersama membangun dan memajukan desa.

“Saya mengajak kepada generasi muda agar senantiasa kita hormati perjuangan pendahulunya kita yang sudah berjuang untuk mendirikan desa ini. Saya juga berharap pemuda-pemuda ini bisa ikut andil bekerjasama dengan kami Pemerintah desa untuk bagaimana membangun desa ini agar menjadi yang lebih baik lagi, ” harap Idrus diakhir sambutannya.

Cerita “kelam” Biga pun disampaikan Camat yang diwakili Staf Pemcam Tomini, Laode oga. Ia  turut berbangga dan mengapresiasi perkembangan di desa Biga, utamnya dibidang pendidikan dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Sebelum mekar, kata dia, penduduk desa Biga terbilang minim warganya yang memiliki jenjang pendidikan menengah dan tinggi. Tetapi kini, Desa yang baru berusia 14 tahun tersebut sudah banyak memiliki warga yang berpendidikan tamatan SMA bahkan Sarjana.

“Karena dulu waktu awal desa biga mekar untuk tamatan SMA saja itu hanya dua orang, tapi alhamdulilah sekarang biar tamatan S1 di desa biga sudah banyak juga,” ujarnya.

Untuk diketahui, dalam semarak peringatan HUT ini, Pemerintah Desa juga rencana menggelar berbagai jenis lomba mulai dari keagamaan, dayung perahu, dan bola mini bagi anak-anak. Kegiatan diharap dimotori Karang Taruna Po’osung Desa Biga sebagai bagaian dari kepanitiaan yang berperan aktif sukseskan seluruh rangkaian kegiatan.

Pewarta : Rahmat

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.