Banggai Raih Penghargaan Inovasi Cegah Stunting 2021

Saat pengumuman pemenang Inovasi Cegah Stunting 2021 , Kamis (25/11/2021). Foto : Ist

Banggai, Harianpos Prestasi yang sangat membanggakan untuk Kabupaten Banggai. Pasalnya, dari 95 Kabupaten/Kota terdiri 34 Provinsi se Indonesia yang mengikuti inovasi, peserta Kabupaten Banggai terpilih menerima penghargaan pada ajang inovasi cegah stunting 2021 yang diberikan secara simbolis oleh Badan Keluarga Berencana Nasional Pusat(BKKBN) melalui virtual zoom meeting Kick Off, Kamis (25/11/21) siang.

Kabupaten Banggai meraih juara pertama dalam kategori kolaborasi lintas sektor yakni Sehati, yang langsung diterima oleh Sofiana Nur Khasanah sebagai pemenang kategori dan disusul Kota Palu dalam kategori penggunaan teknologi informasi yakni Mom’s Care yang diterima langsung oleh Prof. dr. Rosmiana Nur, M.si.

Bacaan Lainnya

Host yang saat ini membacakan para pemenang kategori menyebutkan bahwa Saat, Kabupaten Banggai telah mencapai penerima manfaat sejumlah 5.445 orang di tahun 2021.

Hal itu tak terlepas dari capaian yang dilakukan pada tahun 2020 lalu seperti aktivasi lokasi, dukungan pemenuhan gizi, peningkatan sarana penunjang Posyandu dalam inovasi Sehati melalui giat “jemput bola” sebagai siasat dalam situasi pandemi Covid -19 seperti tim cegah stunting  yang langsung mendatangi rumah balita, ibu hamil dan ibu menyusui.

Sehingga, program ini menang dan berhasil dalam target untuk mencapai berat badan bayi yang masuk di bawah garis kuning.

Penghargaan pembangunan daerah ini diterima langsung Bupati Banggai Ir. H. Amirudin Tamoreka yang juga ikut bergabung di Zoom Meeting, sekaligus memberikan testimoni dan komitmen dalam pencegahan stunting dihadapan kepala BKKBN Pusat, Direktur Institut Habibie dan Ketua Umum PP ADINKES.

“Saya bersama masyarakat kabupaten Banggai mengucapkan terima kasih atas penghargaan inovasi SEHATI anak dan ibu tercinta yang mana tadi dinyatakan sebagai pemenang satu untuk kategori kolaborasi lintas sektor,” ucap Amirudin Tamoreka.

Bupati mengatakan, capaian hasil tersebut berkat kerjasama semua pihak yang tidak hanya lintas sektor instansi, tetapi terdapat Perusahaan ikut terlibat mendukung upaya pencegahan dan penanganan stunting sehingga bisa berjalan dengan baik.

“Kami juga mengikutkan 6 motivator yang sedang menyaksikan bersama di ruang rapat khusus meskipun hanya satu yang menang dalam inovasi tersebut. Kami berinisiatif akan memberikan hadiah kepada kepada peserta kategori yang tidak sempat menang berupa uang tunai. Ini merupakan kontribusi dan upaya mereka alam pencegahan dan penurunan stunting yang perlu kita apresiasi,” jelas Bupati.

Sementara, Ketua Umum PP ADINKES Dr. M Subuh, dalam sambutan lewat virtual zoom tersebut mengapresiasi kepala daerah yang berhasil melakukan aksi cegah dan menurunkan angka kasus stunting di kabupatennya.

“semoga inovasi yang ada di tahun ini dapat dikembangkan dan diperluas untuk jadi contoh kepada daerah lain dan menjadi suatu pedoman kedepan,” ungkap Dr. M Subuh.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.