Parigi, Harianpos – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) memperkuat integrasi Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Nomor Objek Pajak (NOP) melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang menyasar 15 desa di tiga kecamatan.
Persiapan program tersebut dibahas dalam rapat di Ruang Rapat Bapeda Kabupaten Parimo, Rabu (14/10/2026), dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda, Adrudin Nur.
Rapat itu melibatkan Kepala Kantor Pertanahan, Inspektur Daerah, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Camat Parigi dan Parigi Barat, Bagian Kerja Sama, perwakilan Bapenda, serta kepala desa dari wilayah sasaran.
Diketahui, Parimo menjadi kabupaten pertama di Sulawesi Tengah yang melaksanakan KKN Tematik untuk mendukung integrasi NIB-NOP.
Program ini menjadi bagian dari upaya percepatan integrasi data pertanahan dan perpajakan daerah.
Sebanyak 15 desa yang menjadi lokasi kegiatan terdiri atas enam desa di Kecamatan Parigi Tengah, enam desa di Kecamatan Parigi, dan tiga desa di Kecamatan Parigi Barat.
Program tersebut dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 16 Oktober hingga 14 November 2026. Para mahasiswa peserta KKN Tematik juga dijadwalkan diterima langsung oleh Bupati Parimo pada Jumat (16/10/2026).
Dalam arahannya, Adrudin menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan Kantor Pertanahan agar pelaksanaan program berjalan optimal.Ia meminta seluruh pihak berperan aktif mendukung integrasi data NIB-NOP sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana sesuai rencana dan memberikan hasil maksimal.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa akan mendapatkan pendampingan dari Kantor Pertanahan, Bapenda, serta aparat desa di masing-masing lokasi.
Melalui program ini, diharapkan terjalin kolaborasi lintas instansi hingga tingkat desa dapat mempercepat integrasi data pertanahan dan perpajakan daerah.
Sumber: Diskominfo Parigi Moutong















