Tiga Koperasi Merah Putih Resmi Beroperasi di Parigi Moutong

Parigi, Harianpos – Sebanyak 32 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) tercatat masuk dalam program operasionalisasi koperasi. Dari jumlah tersebut, tiga koperasi resmi mulai beroperasi hari ini, yakni Koperasi Merah Putih Desa Olobaru Kecamatan Parigi Selatan, Koperasi Merah Putih Desa Tindaki Kecamatan Parigi Selatan, dan Koperasi Merah Putih Desa Suli Kecamatan Sausu.

Ketiga koperasi tersebut diresmikan secara nasional bersamaan dengan ribuan koperasi merah putih lainnya, dengan total 1.061 oleh Presiden Prabowo Subianto dari Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, melalui sambungan virtual, Sabtu (16/5/2026).

Untuk Kabupaten Parimo, kegiatan dipusatkan di Desa Olobaru, Kecamatan Parigi Selatan, dan dihadiri Bupati H. Erwin Burase bersama sejumlah pejabat daerah dari unsur Forkopimda, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Erwin Burase tampak antusias dan menyatakan dukungan penuh terhadap program Koperasi Merah Putih sebagai upaya memperkuat perekonomian masyarakat desa.Ia berharap kehadiran Koperasi Merah Putih dapat menjadi penggerak ekonomi baru bagi masyarakat.

“Koperasi ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa, membuka peluang usaha baru, serta memperkuat kemandirian masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong,” harap Bupati.

Sementara, Presiden Prabowo dalam Sambutannya menyampaikan bahwa momentum tersebut menjadi tonggak sejarah penting dalam pengembangan koperasi di Indonesia.

“Peristiwa hari ini adalah hari yang penting, tonggak bersejarah. Kalau dicari di negara-negara lain pun, yang meresmikan operasionalisasi lebih dari 1.000 koperasi secara fisik,” tutur Presiden.

Presiden juga menegaskan bahwa peresmian koperasi secara serentak dalam skala besar tersebut merupakan langkah besar yang jarang terjadi, bahkan dalam konteks global.

“Saya kira hari ini cukup penting. Hari ini kita resmikan 1.061 koperasi,” tegasnya.

Prabowo turut menyinggung persepsi dunia terhadap Indonesia yang selama ini dianggap kurang kuat, dan menilai momentum tersebut sebagai pembuktian kapasitas nasional.

“Sudah terlalu lama bangsa kita dianggap remeh oleh bangsa-bangsa lain. Kita dianggap lemah,” ujarnya.

Sumber : Diskominfo Kabupaten Parigi Moutong.

Pos terkait