Parigi, Harianpos – Pemerataan sarana dan prasarana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Parigi Moutong masih menjadi tantangan yang terus diupayakan solusinya oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat.
Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Disdikbud Parigi Moutong, Dahniar Abdul Hamid, mengungkapkan sebagian besar lembaga PAUD di daerah tersebut dikelola oleh pihak swasta maupun masyarakat, sehingga dukungan fasilitas belum sepenuhnya merata.
“Memang belum semua PAUD memiliki sarana yang sama. Ini karena sebagian besar lembaga PAUD dikelola oleh masyarakat atau swasta,” ujarnya, Senin (14/4/2026).
Menurutnya, pemerintah daerah tetap berupaya memberikan dukungan secara bertahap, terutama kepada satuan PAUD negeri melalui bantuan perangkat teknologi, mobiler, hingga papan digital.
Sementara untuk PAUD swasta, bantuan juga terus diupayakan melalui dukungan pemerintah pusat dan daerah.
Namun demikian, bantuan tersebut masih diprioritaskan bagi lembaga yang telah mengantongi akreditasi A dan B sebagai bentuk dorongan peningkatan mutu layanan pendidikan usia dini.
“Prioritas bantuan memang diberikan kepada PAUD yang sudah terakreditasi. Harapannya lembaga yang belum terakreditasi bisa segera meningkatkan kualitasnya dan mengajukan akreditasi,” jelasnya.
Saat ini tercatat sekitar 538 satuan PAUD di Parigi Moutong yang terdiri dari Taman Kanak-Kanak (TK), Kelompok Bermain (KB), serta layanan Satuan PAUD Sejenis (SPS). Dari jumlah tersebut, sebagian besar telah mengantongi akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional (BAN), meskipun masih ada beberapa yang dalam proses maupun belum terakreditasi.
Dahniar menegaskan, akreditasi menjadi indikator penting dalam menilai kualitas layanan pendidikan, karena mencakup standar sarana, prasarana, kelembagaan, hingga proses pembelajaran.
“Kalau lembaga sudah terakreditasi, berarti standar layanan pendidikannya juga sudah terpenuhi,” katanya.
Melalui kebijakan pembinaan, monitoring, serta fasilitasi perizinan dan akreditasi, Disdikbud Parigi Moutong terus mendorong peningkatan kualitas PAUD secara merata agar seluruh anak usia dini di daerah tersebut mendapatkan layanan pendidikan yang layak dan berkualitas.
