Parigi, Harianpos – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengusulkan rencana strategis pembangunan kawasan transmigrasi kepada Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman, dalam audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat Menteri Transmigrasi RI, Jakarta Selatan, Selasa (03/03/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, memaparkan sejumlah program prioritas yang diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan serta penguatan ekonomi masyarakat di kawasan transmigrasi.
Pembangunan Infrastruktur Kawasan
Pemkab Parigi Moutong mengusulkan pembangunan dan pengembangan kawasan transmigrasi melalui Pembangunan RTJK sisa daya tampung (SDT). Pembangunan jalan lingkungan kawasan Pembangunan tanggul abrasi pantai Pembangunan drainase tipe 70.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat infrastruktur dasar sekaligus meningkatkan ketahanan kawasan terhadap potensi bencana, khususnya abrasi pantai.
Selain infrastruktur, Pemda juga mengusulkan pengembangan ekonomi kawasan dan pemberdayaan masyarakat transmigrasi melalui pengembangan lahan usaha kapal tangkap dan bagan apung, Pembangunan sentra pelelangan ikan, Pengembangan wisata bahari transmigrasi, Pengembangan Koperasi Nelayan Merah Putih.
Program tersebut diarahkan untuk menciptakan ekosistem ekonomi berbasis potensi kelautan dan perikanan yang berkelanjutan, sekaligus membuka peluang kerja baru bagi masyarakat setempat.
Respons Menteri dan Peluang Investasi
Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman, merespons positif berbagai usulan yang disampaikan dan menyatakan bahwa seluruh proposal akan dipelajari serta dibahas lebih lanjut di tingkat kementerian.
Ia juga memberikan arahan agar Pemerintah Daerah membangun kepercayaan dengan pemerintah pusat melalui fokus pada program pengentasan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja.
“Fokus Kementerian Transmigrasi adalah peningkatan produktivitas masyarakat dengan membuka lapangan kerja melalui pembangunan ekosistem ekonomi, seperti pengembangan desa modern,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Menteri turut mengungkapkan adanya calon investor asal Tiongkok yang berminat menanam komoditas kelapa dengan kebutuhan lahan sekitar 2.000 hektare. Ia meminta agar Pemkab Parigi Moutong dapat memfasilitasi kesiapan lahan sesuai ketentuan yang berlaku.
Audiensi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dan pemerintah pusat guna mendorong transformasi kawasan transmigrasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang produktif, modern, dan berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat transmigrasi melalui pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi lokal, serta kolaborasi investasi yang berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan.
Sumber: Diskominfo Kabupaten Parigi Moutong.
