Parigi, Harianpos – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, mendorong para purnabakti yang tergabung dalam Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) agar terus berkontribusi bagi pembangunan daerah melalui pengalaman dan nilai-nilai pengabdian yang dimiliki.
Hal itu disampaikan Erwin saat menutup Musyawarah Daerah (Musda) dan Festival Seni ke-IV PWRI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-64 PWRI tersebut diikuti pengurus dan anggota PWRI dari berbagai kabupaten dan kota se-Sulawesi Tengah.
Dalam sambutannya, Erwin menyampaikan apresiasi kepada pengurus PWRI provinsi, panitia, serta seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia juga mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Parigi Moutong sebagai tuan rumah.Menurutnya, PWRI memiliki posisi strategis sebagai wadah berhimpunnya para purnabakti yang telah memiliki pengalaman panjang dalam pengabdian kepada negara.
Pengalaman, kedisiplinan, integritas, dan semangat kebangsaan para anggota PWRI dinilai sebagai aset sosial yang dapat diwariskan kepada generasi muda.
“Pengalaman dan nilai-nilai pengabdian yang dimiliki para anggota PWRI merupakan kekuatan yang sangat bernilai. Saya berharap PWRI senantiasa menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah, menjaga persatuan dan kesatuan, serta memperkuat kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.
Selain Musda, Erwin juga mengapresiasi pelaksanaan Festival Seni ke-IV yang dinilai menjadi ruang untuk melestarikan sekaligus mengembangkan kekayaan seni dan budaya daerah.
Ia mengatakan, seni dan budaya merupakan identitas masyarakat yang mengandung nilai sejarah dan kearifan lokal sehingga perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Erwin berharap festival tersebut tidak hanya mempererat persaudaraan antaranggota PWRI, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan potensi seni dan budaya Parigi Moutong serta Sulawesi Tengah.
Menurutnya, kekayaan budaya daerah memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai pendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat.
Di akhir sambutannya, Erwin berharap berakhirnya Musda dan Festival Seni ke-IV tidak memutus silaturahmi yang telah terbangun, melainkan semakin memperkuat kebersamaan dan kolaborasi antaranggota PWRI.
“Semoga PWRI Provinsi Sulawesi Tengah semakin maju, semakin solid, dan semakin besar kontribusinya dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.
Erwin kemudian secara resmi menyatakan Musda dan Festival Seni ke-IV PWRI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 ditutup.
Sumber: Diskominfo Parigi Moutong.
