2.000 Anak di Parimo Kembali Sekolah, Penanganan ATS Terus Digenjot

Parigi, Harianpos – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus menggenjot penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS). Dari total 13.226 anak yang sebelumnya tercatat tidak bersekolah, sekitar 2.000 anak berhasil didorong kembali mengenyam pendidikan hingga September 2026.

Capaian tersebut disampaikan dalam kampanye Gerakan Bersama Kembalikan Anak ke Sekolah Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan kegiatan jalan santai di Parigi Moutong, Selasa (20/10/2026).

Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menegaskan bahwa upaya mengembalikan anak ke sekolah membutuhkan keterlibatan semua pihak.

Penanganan tidak cukup hanya melalui pendataan, tetapi juga harus disertai penelusuran penyebab anak putus sekolah atau tidak mengakses pendidikan.

Menurutnya, pendataan by name by address menjadi langkah penting untuk memastikan anak-anak yang belum bersekolah dapat teridentifikasi dan memperoleh penanganan sesuai kondisi masing-masing.

Perhatian khusus juga diarahkan pada anak-anak di wilayah terpencil yang menghadapi keterbatasan akses menuju sekolah.Sebagai bagian dari upaya tersebut, pemerintah daerah mengupayakan pembangunan sekolah satu atap serta merencanakan rumah singgah bagi anak-anak yang terkendala jarak dan akses pendidikan.

Kampanye gerakan ini diawali dengan jalan santai yang dilepas Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Adrudin Nur. Kegiatan tersebut diikuti jajaran perangkat daerah, unsur pendidikan, dan peserta lainnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, ia berharap gerakan bersama ini dapat memperkuat kepedulian terhadap persoalan ATS sekaligus memastikan setiap anak memperoleh hak pendidikan dan kesempatan membangun masa depan yang lebih baik.

Sumber: Diskominfo Kabupaten Parigi Moutong.

Pos terkait