Istri Bupati Ikut Seleksi JPT Pratama pada Dua Jabatan di Pemkab Parimo

Parigi, Harianpos – Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) turut diikuti istri Bupati Parimo, Hestiwati. Ia tercatat mengikuti asemen pada dua posisi jabatan sekaligus yakni Staf Ahli Bidang SDM dan Kepala Dinas Kesehatan.

Diketahui, dari total 76 peserta, sebanyak enam orang berasal dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, satu diantaranya Hestiawati istri Bupati Erwin Burase yang saat ini menjabat Kepala Bidang Pelayanan Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah. Sementara 70 lainnya merupakan pejabat lokal Parimo. Mereka memperebutkan 19 kursi kosong JPT Pratama di lingkup Pemkab Parimo.

Berdasarkan pengumuman hasil seleksi administrasi tertanggal 13 Mei 2026, Hestiwati dinyatakan lolos pada dua formasi sekaligus.

Namanya tercatat berada di urutan keempat pada formasi Staf Ahli Bidang SDM dan urutan ketiga untuk formasi Kepala Dinas Kesehatan.

Bupati Parimo, Erwin Burase, menegaskan kepada tim seleksi agar menjalankan proses penilaian secara objektif dan profesional sesuai prinsip asesmen kompetensi ASN.

Hal itu ia ungkapkan dalam sambutannya saat membuka kegiatan uji potensi, kompetensi manajerial dan sosial struktural (asesmen) JPT Pratama pada Sabtu (16/5), bertempat di gedung auditorium setempat.


“Saya menyampaikan berulang-ulang bahwa saya meminta kepada tim seleksi ini untuk menilai secara objektif, menguji kemampuan sebagaimana pengertian dari asesmen. Karena ini untuk menguji kemampuan dan kompetensi ASN,” ujar Erwin.


Sementara itu, Sekretaris Daerah Parimo, Zulfinasran, selaku ketua panitia seleksi memastikan seluruh tahapan seleksi berlangsung transparan dan bebas dari pungutan liar.


“Seluruh rangkaian kegiatan ini tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. Apabila terdapat oknum yang meminta uang dengan alasan terkait kegiatan ini, segera laporkan kepada kami,” kata Zulfinasran.


Adapun tim seleksi terbuka JPT Pratama terdiri dari sejumlah figur lintas instansi, yakni Sekda Parimo Zulfinasran, Inspektur Daerah Provinsi Fahrudin, Kepala BKPSDM Provinsi Sitti Asma Ul Husnasyah, serta akademisi Universitas Tadulako, Slamet Riadi dan Aminuddin.*

Pos terkait