Parigi, Harianpos – Ketua DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Alfres Tonggiroh, berharap sinergi antara pemerintahan daerah (Pemda), dunia usaha, serta organisasi sektor perkebunan dapat terus diperkuat guna mendorong pengembangan durian sebagai komoditas unggulan daerah, sehingga benar-benar mampu memberikan dampak positif bagi para petani serta peningkatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten.
Menurut Alfres, kerja sama antara pemerintahan daerah, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), serta Asosiasi Perkebunan Durian Indonesia (APDURIN) sangat penting agar pengembangan durian benar-benar mampu memberikan dampak positif bagi para petani sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Parigi Moutong.
Ia menyampaikan apresiasi terhadap peran KADIN bersama APDURIN yang selama ini dinilai aktif mendorong investasi di sektor durian sekaligus mempromosikan potensi komoditas unggulan daerah hingga dikenal di pasar internasional.
Menurutnya, berbagai upaya yang dilakukan kedua organisasi tersebut telah membantu pemerintah daerah dalam memperkenalkan durian Parigi Moutong ke pasar global. Bahkan, kata dia, promosi yang dilakukan telah membawa nama Parigi Moutong mulai dikenal di pasar Tiongkok melalui pengembangan komoditas durian.
“Pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan harus memberikan ruang investasi yang baik. Apalagi jika investasi tersebut bersifat jangka panjang, tentu harus kita dorong dengan memberikan berbagai kemudahan sesuai mekanisme dan peraturan yang berlaku,” ungkap Alfres, Sabtu (14/3).
Ia menegaskan bahwa kehadiran investor sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dalam pengembangan komoditas unggulan seperti durian yang saat ini mulai dilirik pasar internasional.
Terkait dinamika yang sempat mencuat beberapa waktu lalu, termasuk laporan Panitia Kerja (Panja) DPRD, Alfres menilai hal tersebut tidak boleh menjadi penghambat masuknya investasi di Kabupaten Parigi Moutong.
Menurutnya, setiap persoalan yang muncul harus disikapi secara bijak dan dijadikan bahan evaluasi agar pemerintah daerah bersama seluruh pihak dapat terus memperbaiki tata kelola investasi di daerah.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga situasi dan kondisi daerah agar tetap aman dan kondusif sehingga para investor merasa nyaman untuk menanamkan modalnya di Parigi Moutong.
Dalam kesempatan itu, Alfres juga menegaskan bahwa peran KADIN dalam mendorong dunia usaha dan investasi merupakan bagian dari tugas dan kewenangan yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri.
Sementara itu, APDURIN dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat sektor hulu dengan bekerja langsung bersama para petani durian untuk membangun ekosistem produksi yang lebih baik.
“Kerja-kerja seperti ini tentu bukan pekerjaan yang sederhana. KADIN bergerak dalam penguatan dunia usaha dan investasi, sementara APDURIN bekerja langsung di tingkat petani. Karena itu saya sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan KADIN dan APDURIN di Kabupaten Parigi Moutong dalam mendorong pengembangan durian sebagai komoditas unggulan daerah,” tegasnya. *
